1. Bahan aktif, sebagai : 1.1.Bahan aktif murni 0.58% alfa-sipermetrin 67375-30-8 (bukan bahan teknis) 1.2 Bahan Teknis 0.598% alfa sipermetrin 97.0% 67375-30-8 (Campuran bahan aktif dengan bahan lainnya/ impurities). 2. Pelarut 3. Bahan pembawa 99.302% polietilena 9002-88-4 bahan kelambu 4. Bahan pengisi 5. Bahan pengemulsi 6. Bahan perata 7 mulai dihasilkan. Sampai saat ini, telah terdapat hampir 1000 jenis bahan aktif pestisida yang telah dibuat dengan 4000 jenis nama dagang beredar di seluruh dunia. (Sastroutomo, 1992). Penggunaan pestisida juga mengalami peningkatan setiap tahunnya. Sampai saat ini sekitar 2,5 juta ton pestisida digunakan setiap tahunnya. Abdul Fattah dan Asriyanti Ilyas, 2016 Siklus Hidup Ulat Grayak (Spodoptera litura, F) dan Tingkat Serangan pada Beberapa Varietas Unggul Kedelai di Sulawesi Selatan. Ida Hodiyah dan Elya Hartini, 2014 Efikasi beberapa bahan pestisida nabati dalam mengendalikan hama tanaman cabai (Capsicum annumL.). Ir. Pasetriyani, MP. Kegiatan praktikum Acara V (Mengenal Pestisida dan Aplikasinya) dilakukan dengan mengamati jenis-jenis pestisida yang telah disediakan dan pengamatan dilaksanakan di Laboratorium Budidaya pertanian Fakultas Pertanian Universitas Palangkaraya. Kegiatan dilaksanakan pada hari senin 13 Mei 2012 jam 13.15-14.55 WIB. 3.2. Bahan dan Alat Jenis-jenis pupuk yang bisa digunakan untuk tanaman. Berikut ini beberapa jenis pupuk yang bisa digunakan pada tanaman, yakni: 1. Pupuk berdasarkan asalnya. Berdasarkan bahan asalnya pupuk dibedakan menjadi dua jenis yakni: a. Pupuk organik. Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari sisa-sisa tanaman, hewan dan manusia. Jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bahan pestisida nabati cukup beragam. Contoh tumbuhan yang digunakan sebagai bahan pestisida nabati di Indonesia adalah Kemiri Sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) (Rahmawati, dkk, 2019) dan Bangun-Bangun (Coleus amboinicus) (Dalimunthe¸ dkk, 2016). 8r2gQD.

jenis bahan aktif pestisida dan fungsinya